Berita

Black Box Sukhoi Langsung Diteliti di Lab KNKT di Jakarta

Jakarta  Salah satu black box Sukhoi Superjet 100, Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah ditemukan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menelitinya bersama KNKT Rusia. KNKT membutuhkan penerjemah bahasa Rusia dalam meneliti kotak hitam itu.

"Yang lama, itu transkrip dari suara ke tulisan, harus ada penerjemah dari Rusia ke Inggris lalu ke Indonesia. Ini (CVR) hanya merekam suara-suara di kokpit," jelas Investigator In Charge (IIC) untuk Sukhoi Superjet 100 Mardjono Siswo Suwarno di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (16/5/2012).

Mardjono mengharapkan pembacaan CVR ini paling lama seminggu. Bila CVR dan FDR berhasil dibaca, nanti bisa dibandingkan dan dianalisa.

"Nanti langkah selanjutnya dua-duanya terbaca nanti kita sinkronkan," jelas guru besar Teknik Penerbangan ITB ini.

Sebelumnya dalam kunjungan detikcom ke laboratorium pembacaan black box di KNKT, investigator dan analis black box Nugroho Budi mengatakan bahwa di CVR ada 4 chanel. Chanel 1 terhubung dengan pengeras suara yang biasa digunakan pramugari kepada penumpang. Chanel 2 dari kokpit, chanel 3 dari pilot yang terhubung dengan air traffic controller (ATC), dan chanel 4 merekam seputar kokpit (misalnya mesin yang berisik atau hujan). Singkatnya CVR adalah perekam yang dihubungkan dengan sistem audio.

Sukhoi Superjet 100 ini diawaki oleh warga negara Rusia yang dipimpin pilot senior Alexander


sumber :detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar